var id = "7fb280183d0ceb659af909d8fd975eb79a4cba17"; class="post-template-default single single-post postid-67 single-format-standard no-slider content-r" layout='2'>

Bahaya Merkuri Yang Terkandung Dalam Kosmetik

Tentu anda sering mendengar bahan kimia yang satu ini. Meskipun berbahaya, nyatanya masih banyak produsen yang masih menggunakan merkuri sebagai bahan campuran di dalam produk yang mereka pasarkan.

Merkuri sendiri merupakan bahan yang paling umum ditemukan di dalam sabun dan krim pemutih yang sering kita gunakan. Selain itu, merkuri sering menjadi komposisi wajib dari produk-produk kosmetik seperti bedak, pelembab, dan juga produk pembersih riasan wajah.

Meskipun merkuri sangat berguna untuk mencerahkan kulit, mengontrol noda hitam yang ada di wajah, dan mencegah terjadinya penuaan dini. Efek yang ditimbulkan dari merkuri ini cukup membahayakan. Karena merkuri mampu merusak kesehatan dan membuat jaringan kulit menjadi terganggu.

Lalu apa saja bahaya merkuri yang perlu kita waspadai?

  1. Kerusakan ginjal, siapa yang menyangka bahwa merkuri menjadi bahan yang berbahaya karena berpengaruh pada kesehatan tubuh kita. Kandungan yang ada di dalam merkuri mampu merusak kinerja ginjal dan membuat penderitanya berada dalam bahaya.
  2. Gangguan kecemasan, tanpa diketahui mengapa, merkuri ternyata bisa memberikan efek negatif pada psikis yang kita miliki. Efek kimia yang ditimbulkan dari merkuri, bisa membuat penggunanya menjadi depresi dan merasa cemas dengan situasi yang ada di sekitarnya.
  3. Kulit menjadi mudah teriritasi, tentu saja efek samping yang satu ini akan anda rasakan. Karena kandungan kimia yang ada di dalamnya mampu merusak jaringan meskipun membuat perubhaan yang signifikan pada kulit.
  4. Biasanya, produk kecantikan seperti krim pemutih yang mengandung merkuri akan membuat penggunanya menjadi ketergantungan. Apabila dia tidak menggunakan produk tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama, kulit akan mengalami iritasi dan mulai muncul masalah-masalah lainnya seperti kulit kusam dan jerawat.
  5. Berbahaya untuk wanita hamil. Alasan mengapa wanita hamil sebaiknya menghindari kosmetik adalah karena adanya kandungan berbahaya yang dipercaya bisa memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan si bayi. Karena kandungan metilmerkuri yang ada di dalam kosmetik akan dirasakan pula oleh si bayi sehingga menyebabkan defisit pada kandungan.

Sebelum membeli produk yang akan digunakan, ada baiknya jika anda memeriksa terlebih dahulu komposisi dari produk tersebut. Jika sudah jelas terlihat bahwa merkuri menjadi salah satu komposisinya, segera hentikan niat anda untuk membelinya.

Cobalah untuk pergi ke dokter spesialis kulit agar anda bisa berkonsultasi mengenai kondisi kulit yang sedang anda alami saat ini. Biasanya dokter akan memberikan saran terbaik, agar anda bisa mendapatkan produk yang aman dan tentunya menyehatkan.

Berikut ini tambahan informasi mengenai apa saja gejala yang akan anda rasakan, jika ternyata anda sudah terpapar bahan merkuri yang berbahaya untuk tubuh.

  • Anda akan sering merasa gugup dan juga cemas
  • Sering merasa mati rasa secara mendadak
  • Perubahan mood atau suasana hati yang tidak menentu. Biasanya pengguna produk bermerkuri akan mudah merasa marah atas masalah-masalah kecil yang meyinggung hatinya, sehingga tak jarang dari mereka yang melakukan pelampiasan dari atas masalah tersebut
  • Sering lupa
  • Terkadang mengalami tremor fisik terutama bagian tangan
  • Sering merasa depresi

Nah, itulah beberapa gejala yang pasti akan dirasakan oleh pengguna produk yang mengandung merkuri. Apalagi jika anda menggunakan produk tersebut secara terus menerus, anda bisa manambah atau meningkatkan kadar merkuri yang ada di dalam tubuh sehingga gejala yang muncul akan menjadi gejala berkepanjangan dan ber efek pada masalah-masalah kesehatan lainnya seperti lemah otot, kesulitan bernapas, kanker, dan masalah lainnya.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>